Demo Gas Gilireng penyebab Sengkang Mati Lampu

SENGKANG–Kekecewaan Bupati Wajo Drs HA Burhanuddin Unru MM terhadap belum jelasnya pembagian hasil royalti gas alam Gilireng terus berlanjut.
Saat membuka Muscab Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Wajo di Hotel Al Salam belum lama ini, bupati mengatakan, Pemkab saat ini tengah berjuang mengejar bagi hasil royalti gas alam Gilireng yang ditengarai dikeruk oknum tidak bertanggungjawab. “Berdasar Undang-undang yang berlaku Wajo sebagai daerah penghasil berhak mendapatkan 12 persen dari dari bagi hasil itu,” katanya. Jika bagi hasil bisa diterima, PAD Wajo bisa mencapai Rp 1 triliun. Sebaliknya, kekayaan alam Wajo disedot dan dipalak percuma mafia berdasi yang tidak bertanggungjawab ditingkat atas.Untuk itu, bupati mengharap seluruh Kades menciptakan keharmonisan dengan para aparatnya dalam menyukseskan program pelayananan prima kepada masyarakat. “Ciptakan pemerintahan yang berlandaskan otonomi desa dan berupaya menstabilkan daerah serta menjalin keharmonisan antar unsur yang ada,” katanya.Mantan Sekkab juga berharap seluruh Kades saling bersinergi dan menjaga keharmonisan dan menciptakan pemerintahan yang berlandaskan otonomi desa. “Agar hak kita yakni hak Kabupaten Wajo dapat kita dapatkan,” ungkapnya. Rencananya, pemerintah juga akan menaikkan tunjangan operasional Kades menjadi Rp 2.5 juta yang disertai pemberian kendaraan operasional roda dua kepada seluruh Kades se-Kabupaten Wajo. Kenaikan tunjangan operasional ini akan disusun pada anggaran perubahan tahun ini

Iklan

Bendahara Dinas PKPD Kab. Wajo Dibunuh dengan Sadis

Bendahara Dinas Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (PKPD) Pemerintah Kabupaten Wajo, Hasdawati(33),  ditemukan tidak bernyawa sekira pukul 17.00, Kamis, 31 Desember. Perempuan nahas itu ditemukan dalam keadaan sangat mengenaskan di  jln. Rusa (jalur dua) Sengkang. Seorang saksi mata yang ditemui di TKP, dan belakangan diketahui bernama Rijal mengakuh bahwa dirinya mencium bau busuk  sehingga  berbalik dan mencari ternyata hanya beberapa langka langsung melihat sosok seorang mayat perempuan dan berlari untuk memanggil  temannya dan memberitahukan kepada warga yang ada disekitar TKP.

“saya sedang mencari teman yang serin kumpul di area sekitar sini karena Biasanya, teman saya sering asyik mabuk-mabukan lem fox tapi  saya mencium bau busuk jadi saya penasaran dan mencarinya sampai saya menemukan mayat dan saya langsung lari memanggil teman saya”

Kondisi mayat tersebut sangat tragis pasalnya ususnya terburai. Mayat perempuan itu masih mengenakan pakaian dinas, Rok yang dikenakannya tidak beraturan, melorot hingga paha. Mayat perempuan itu tergeletak dengan posisi miring ke kanan. Kasatreskrim Polres Wajo, AKP Najamuddin,di lokasi kejadian mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai  kasus tersebut. “Sejauh ini kami belum bisa simpulkan apa penyebab kematian korban. Kita menunggu hasil visum dari rumah sakit saja,” tandasnya.

Suami korban, A Asrul, yang dikonfirmasi,mengatakan, korban memang sudah meninggalkan rumah untuk berangkat kerja, Hingga akhirnya diketahui telah menjadi mayat. “Rabu (30 Desember), pagi, dia (korban) meninggalkan rumah,” tandasnya. (kr4)

PETUGAS DINAS TATA RUANG & KEBERSIHAN KAB. WAJO SIBUK BERSIHKAN SAMPAH POLITIK

5 April 2009  Batas terakhir kampanye, petugas kebersihan dan dinas tata ruang kab.wajo sibuk membersihkan sampah polotik yang tertempel didepan Bank BNI cabang Sengkang, dibantu Satpol PP kab. Wajo

image044

image0411

POSTER CALEG MENGHALANGI RAMBU LALU LINTAS

Caleg PAN

Tanggapan Anda gimana???

GLOBALNET LAUNCHING TGL 2 APRIL 2009

Alhamdullillah dengan waktu yang begitu singkat… globalnet pusat sengkang telah launching pada tanggal 2 april 09 jam 16.30 wita dengan memberi pelayanan internet gratis 1 hari untuk para pelanggannya…

yang ditargetkan harus beroperasi pada tanggal 1 april, namun karena ada sedikit masalah terhadap jumperan dari telkom sengkang dan sumber daya yang dimiliki belum berpengalaman….

sukses untuk global net sengkang

Sengkang Dilalap Si Jago Merah

halaman-depan

peristiwa kira-kira terjadi jam 13.00 wita, diduga arus pendek listrik, yang terjadi di kelurahan toddaopu, berawal di rumah h.jamaluddin kata seorang saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut, sumber globalnet