Mengenal Koneksi Broadband WiMAX

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Acces )

Koneksi internet saat ini yang mungkin telah dikenal ada tiga jenis seperti misalnya :

  • Broadband Acces
  • Wifi Acces
  • Dial-up Acces

Dari ketiga sistem acces tersebut mungkin Broadband Acces dan Wifi Acces yang dapat digunakan dengan nyaman dan praktis, namun memiliki keterbatasan dibutuhkannya anggaran yang besar untuk teknologi ini, cakupan area yang hanya ± 2,5 square miles atau 6,5 km persegi (inipun teknologi ADSL2,sedangkan teknologi ADSL dan DSL konvensional jauh lebih pendek dan masih menggunakan kabel), hot spot yang ditawarkan saat ini juga sangat terbatas.

WiMax ( Worldwide Interoperability for Microwave Acces ) diharapkan dapat memecahkan masalah ekonomis dan memiliki cakupan area yang luas, dimana teknologi ini dapat memberikan :

  • Broadband Service dengan kecepatan yang sangat tinggi nirkabel dan memiliki kemudahan untuk memperluas daerah cakupan Cakupan wilayah seperti network komunikasi (GSM, CDMA)
  • Dengan Teknologi Akses Micromave, yang menggunakan gelombang mikro sebagai media pengganti kabel, sehinga membuat Wimax dapat menjangkau cakupan area yang luas dan memiliki kemudahan yang praktis seperti juga Wi-FI.

Secara teknis WiMAX hanya membutuhkan dua buah perangkat yaitu :

  • WiMAX Tower, yang digunakan sebagai akses point, memiliki cakupan area mencapai 50 km secara linear (hal ini dapat mengatasi masalah blind spot yang sering ditemukan pada jaringan Wi-FI karena menggunakan access point sebagai source). Mungkin bila diterapkan satu buah WiMAX Tower dapat menggantikan beberapa broadband access atau berarti dapat mencakup satu area kota kecil dan Tower ini memungkinkan dihubungkan dengan Tower WiMAX yang lain. WiMAX menggunakan standard nirkabel IEEE.802.16  seperti juga Wi-FI yang menggunakan 802.11.
  • WiMAX Receiver, alat yang digunakan untuk menerima sinyal yang berasal dari WiMAX Tower, perangkat ini juga dapat berupa PCI Card, PCMCIA Card atau mungkin sebuah norebook yang sudah dilengkapi dengan WiMAX secara built-in seperti halnya notebook yang sudah built -in Wi-FI.

WiMAX juga bekerja pada gelombang frequensi rendah yaitu antara 2 GHz dan 11 GHz seperti juga Wi-FI, dikarenakan dengan range frequensi ini tidak mudah terganggu oleh benda-benda yang mungkin dapat menghalangi jalur data.

Dalam hal kecepatan, bila dibandingkan dengan Wi-FI saat ini hanya dapat menghantarkan bandwidth sebesar 54 Mbps (asumsi dengan kondisi optimal), sedangkan WiMAX memiliki kecepatan 70 Mbps (mampu melayani ratusan lebih user sekaligus dengan kecepatan setara cable modem…wuss..wusss :) )

Secara keseluruhan jika dibandingkan dengan Wi-FI tampaknya perbedaan yang terbesar bukan pada kemampuan bandwidth melainkan pada jangkauannya.

2 Tanggapan

  1. bermanfaat banget terimakasih yaa
    blog ku

    by: Steffy Heni Pratiwi
    UNAND
    fakultas teknik UNAND
    Jurusan Teknik Elektro UNAND

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: