Demo Gas Gilireng penyebab Sengkang Mati Lampu

SENGKANG–Kekecewaan Bupati Wajo Drs HA Burhanuddin Unru MM terhadap belum jelasnya pembagian hasil royalti gas alam Gilireng terus berlanjut.
Saat membuka Muscab Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Wajo di Hotel Al Salam belum lama ini, bupati mengatakan, Pemkab saat ini tengah berjuang mengejar bagi hasil royalti gas alam Gilireng yang ditengarai dikeruk oknum tidak bertanggungjawab. “Berdasar Undang-undang yang berlaku Wajo sebagai daerah penghasil berhak mendapatkan 12 persen dari dari bagi hasil itu,” katanya. Jika bagi hasil bisa diterima, PAD Wajo bisa mencapai Rp 1 triliun. Sebaliknya, kekayaan alam Wajo disedot dan dipalak percuma mafia berdasi yang tidak bertanggungjawab ditingkat atas.Untuk itu, bupati mengharap seluruh Kades menciptakan keharmonisan dengan para aparatnya dalam menyukseskan program pelayananan prima kepada masyarakat. “Ciptakan pemerintahan yang berlandaskan otonomi desa dan berupaya menstabilkan daerah serta menjalin keharmonisan antar unsur yang ada,” katanya.Mantan Sekkab juga berharap seluruh Kades saling bersinergi dan menjaga keharmonisan dan menciptakan pemerintahan yang berlandaskan otonomi desa. “Agar hak kita yakni hak Kabupaten Wajo dapat kita dapatkan,” ungkapnya. Rencananya, pemerintah juga akan menaikkan tunjangan operasional Kades menjadi Rp 2.5 juta yang disertai pemberian kendaraan operasional roda dua kepada seluruh Kades se-Kabupaten Wajo. Kenaikan tunjangan operasional ini akan disusun pada anggaran perubahan tahun ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: